Senin, 14 November 2016

Situ, riwayatmu kini..?!

Dulu ketika banjir datang di Bandung orang pasti menemukan sofa bekas, kasur bekas dan perlengkapan rumah tangga bekas lainnya. Sekarang setelah banjr datang orang Bandung bisa menemukan mobil bekas juga hehe ..

Kemarin saya dapat video dari seorang teman via whatsapp yang menayangkan dasyatnya banjir di kawasan Pagarsih. Dalam video tersebut terlihat detik-detik hanyutnya mobil Avanza terbawa derasnya aliran air lalu masuk ke dalam selokan besar dan menghilang. Belakangan mobil tersebut ditemukan di aliran sungai Citepus dalam keadaan rusak parah
Satu kata aja yang mau saya ucapkan, spektakuler pisan!!
Musim hujan tahun 2016 di Bandung, ternyata bisa menghanyutkan mobil Avanza, kijang dan Livinna. Mungkin musim hujan tahun depan bisa jadi menghanyutkan truk molen..??


Beberapa hari pasca banjir kedua di Pagarsih secara tidak sengaja saya membaca artikel tentang banjir Pagarsih. Isinya kurang lebih seperti ini:

Dalam kasus banjir Pagarsih, saya heran dengan logika masyarakat Bandung yang selalu "hanya" menyalahkan pembangunan di daerah Utara yang dianggap sebagai salah satu faktor penyebab banjir di bawahnya. Mereka lupa, bahwa air banjir di Pagarsih hanya mencari kembali wadah alamiahnya yang sekarang tinggal nama, yaitu Situ Aksan. Sebuah danau dan rawa alamiah, yang sekira hingga limapuluh tahun yang lalu masih jadi salah satu obyek wisata di Bandung.
Sekarang nyaris tak berbekas, karena konon pelan2 menyusut, mengering, dan akhirnya menjadi bangunan hunian, pabrik, dan berbagai fasilitas publik lainnya. Padahal dulu orang bisa berlayar di tengah-tengah danau. Situ Aksan pun menjadi penampung air bagi wilayah di sekitarnya saat musim hujan seperti, kawasan Pasirkoja, Holis, maupun Pagarsih.

Situ Aksan adalah jejak danau Bandung purba, yang oleh pemerintah Hindia Belanda tersebut dijadikan kawasan konservasi. Pada zaman kolonial dikenal dengan nama Westerpark. Adapun jalan yang ada diberi nama Westerparkweg (sekarang Jalan Suryani). Situ Aksan bagi kolot baheula pernah menjadi objek wisata favorit hingga era 1950-1960-an. Jadi bila, sekarang banjir terjadi demikian dahsyat, jangan mudah menyalahkan anomali cuaca, hujan yang ekstrim, atau apa pun.

Tulisan tersebut benar-benar bikin saya kepo mak. Benarkah situ aksan yang hilang jadi penyebab banjir spektakuler kemarin?
Benarkah Situ Aksan adalah jejak danau Bandung purba?
Mak, saya ini bukan sejarawan, tapi sebagai orang yang tumpah darahnya alias turunannya orang Bandung boleh dong mak saya kepo. Biar tahu Bandung baheula buat diceritain lagi ke anak cucu cicit saya.
Akhirnya kekepoan saya membuat sayapun bertanya kepada embah gugel. Foto-foto inilah hasilnya:


Satu hal yang saya percaya setelah melihat foto-foto ini adalah bahwa benar, Situ Aksan dulunya sebuah situ atau danau. Situ aksan jadi tempat wisata favorite jaman baheula karena tempatnya yang asik. Ih kebayang mak, kalo situ tersebut dijaga sampe sekarang pasti deh bakal jadi spot favorite saya juga.

Lanjut ke persoalan banjir mak. Saya juga menemukan artikel yang ditulis oleh menantu dari cicitnya H. Mas Aksan. H. Mas Aksan konon adalah pemilik situ Aksan. Makanya disebut situ Aksan, maksudnya adalah situ miliknya H. Aksan.

H. Aksan terkenal sebagai pengusaha dari keluarga Pasarbaru yang tinggal di Jalan Raya Barat, sekarang Jalan Jenderal Sudirman. Beliau seorang pengusaha bahan bangunan yang sukses. Beliau membuat galian untuk lio batu bata. Bekas galian lio itulah yang kemudian ia buat menjadi situ. Ini adalah salah satu foto iklan toko Bangunan H. Aksan

Iklan Toko Bangunan ‘Aksan’ yang beralamat di Jalan Kebon Jati (no telf 314) di koran Padjadjaran edisi no. 20, 17 Mei 1919.
H. Aksan membangun terlebih dahulu bisnis material bangunan di tahun seribu sembilan ratus -belasan.
Dari rejeki yang dia peroleh dengan berdagang bahan bangunan, H. Mas Aksan, membangun danau wisata yang sempat menjadi landmark Kota Bandung. Tempat tujuan wisata ini dibangun di atas sisa galian tanah liat, yang sebelumnya ia proses menjadi batu bata yang membangun sebagian bangunan-bangunan awal di Kota Bandung.

Terlepas dari apakah Situ Aksan adalah situ buatan H. Aksan atau jejak danau Bandung purba, atau banjir besar di Pagarsih adalah akibat hilangnya situ Aksan, saya hanya ingin menyampaikan pesan bahwa alam itu memiliki nalurinya sendiri. Alangkah baiknya jika kita mau memahami kemana air ingin mengalir, dengan tidak merubah alur alami apalagi menghalanginya. So, sebagai emak-emak kita mulai saja dari hal yang terkecil: jangan sembarangan buang sampah bekas rumah tangga apalgi buang mobil bekas :D

Setelah banjir ini berlalu, satu hal yang paling ingin saya lakukan adalah mengunjungi situ-situ di Bandung. Sebelum suatu saat situ tersebut kering atau dikeringkan dan berubah menjadi apartemen, hotel atau pusat perbelanjaan ..

Saya dan anak di Situ Patengan, Juli 2015


Minggu, 13 November 2016

Tempat Wisata Yang Bakal Ngehits Dan Instagramable

Weekend minggu ini saya otw ke Peta Park, salah satu tempat wisata di Bandung yang bakal ngehits dan instgramable. Gimana gk instagrambale, spot-spotnya tuh asiiikkk banget buat cekrek upload.
Hihi .. olweis en wajib eta mah :D

Peta Park, Tempat Wisata yang Bakal Ngehits Dan Instagramable
Okey sebelum saya cerita lebih lanjut lebih enaknya ceki hasil cekreknya aja dulu ya. Siapa tau weekend minggu depan anda tertarik berkunjung ke Peta park. And siapa tau juga karena foto model ala-ala nya emak-emak cakep trus anda tertarik endorse produk buat di pakai di weekend selanjutnya hehe ... 
Tiket masuk Rp 10,000 + parkir mobil Rp 5,000 Motor Rp 2.000

Ada tempat mojoknya di bawah pohon wkwkw



Duduk santai di rumput sambil liat anak-anak kecil bermain






Gimanaaa .. keren kaan spot-spotnya ..
Saya jamin deh anda pasti bakal ange trus pengen deh cekrek upload di sini.

Buat anda yang mau berkunjung ke Peta Park catet nih alamatnya : Jl. Peta No.229, Suka Asih, Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat 40242

Beberapa waktu lalu saya pernah terima whatsapp. Isinya kurang lebih seperti ini, "mbak Rossie koq kayaknya asik ya jalan-jalan mulu. Kerja dimana sih?"
hehe .. ya gimana gk asik namanya jalan-jalan alias piknik. Anak sekolah aja kalo dapet tanggal merah di hari jumat senengnya bukan main. Hari sabtunya bakal nemu harpitnas alias hari kejepit nasional. Artinya maksa libur rapel. Nah apalagi sayaa yang kerjanya emang demen ngolecer hihi ...

Kalo soal saya kerja dimana next saya akan buat tulisan khusus mengenai pekerjaan saya. Kali ini saya mau sharing tentang piknik dulu ya mak.

Mak, apapun kerjaan kita piknik itu wajib hukumnya. Berikut beberapa alasan kenapa piknik wajib hukumnya:

Semua Orang Butuh Liburan
Buang anggapan bahwa mereka yang suka liburan adalah orang yang boros. Pada dasarnya, secara psikologis, semua orang membutuhkan liburan. Mengapa anak-anak sekolah senang ketika musim liburan tiba? Karena mereka menemukan hal baru dan bisa bersenang-senang, sehingga energi mereka kembali penuh saat menghadapi tahun ajaran baru. Demikian juga dengan Anda. Dengan melakukan liburan, Anda bisa selalu segar setelah melakukan banyak aktivitas memusingkan di kantor maupun di rumah.

Satu Kali Liburan Membuat Bahagia Selama 8 Bulan
Sebuah hasil penelitian dalam Journal Applied Research in Quality of Life menunjukan bahwa rasa bahagia yang senang liburan akan meningkat tajam dibandingkan mereka yang tidak liburan. Tidak hanya itu, satu kali liburan juga dapat membuat seseorang merasa bahagia selama 8 bulan. Jeroen Nawijn, sang kepala penelitian mengatakan, “Tidak ada orang yang lebih bahagia selain mereka yang menikmati liburan,”. Kalau sudah begini, masih bisa menolak liburan?

Jadi Lebih Sehat Dengan Liburan
Tahukah anda, wanita yang hanya liburan sekali dalam enam tahun dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau kematian karena jantung koroner. Di sisi lain, pria yang tidak mengambil liburan tahunan terbukti memiliki resiko kematian 20 persen lebih tinggi dan resiko terkena serangan jantung 30 persen lebih tinggi. Wah, terbayang kan, betapa pentingnya liburan?

Liburan Bikin Awet Muda
Naah ini pasti bikin perempuan senang membacanya. Dari hasil penelitian The Global Commission on Aging and Transamerica Center di Amerika Serikat, liburan dapat membuat Anda awet muda, atau setidaknya lebih awet muda. Tidak hanya itu, liburan juga bisa membantu memuluskan kulit, karena dengan berlibur, rasa stress hilang, rasa senang pun meningkat. Hal ini dapat menunda lebih lama munculnya masalah kulit seperti keriput dan gejala penuaan dini.

Setelah baca fakta-fakta ini, sudah yakin belum kalau liburan itu wajib hukumnya dilakukan setidaknya satu tahun sekali? Jika sudah, ayo kita tentukan destinasi liburan anda.

Buat warga Bandung, Peta park bisa jadi salah satu pilihan. Karena lokasinya di pusat kota. Bisa lebih hemat waktu dan biaya.

Okee sekian dulu pamer piknik saya minggu ini. Next saya mau post artikel liburan nyasar bersama anak. Sampai jumpa.

Salam :)