Senin, 31 Juli 2017

Cerita cinta di Pangandaran

Laut dan pantai selalu menyajikan aura magis yang bisa bikin orang mendadak melankolis dan puitis, Iya gk sih ..

My trip bulan Juli ini saya ondewey ke pangandaran bersama anak dan teman-teman kantor. Kami menginap di hotel pinggir pantai dan lumayan punya banyak waktu buat guling-guling main pasir dan ombak, menikmati udara pantai, memanjakan mata ke hamparan birunya laut dan ombak yang gemuruhnya bikin jantung dagdigdugser, persis kayak perasaan waktu pertamakali diapelin pacar :D
Gk kelewat alias gk lupa saya juga membuat video anak gadis semata wayang saya yang sedang membiarkan dirinya dipermainkan ombak, melihatnya tertawa lepas, dan banyak hal kecil lainnya yang terekam dalam alam fikirian yang sudah sarat dengan list bayareun dan target produksi orderan :D
Untuk sementara semua itu sukses terlupakan

Dan  ketika senja sudah mulai turun, melihat sepasang rusa di tepi pantai mendadak deh melankolisnya gk tertahan. Yaelah buu mesra amat ya itu rusa, kenapa gue, manusia, gk bisa seperti itu ya .. Seringkali saya malah lebih nyaman sendiri. Ibarat sebaris pantun,
Berpisah tak berjarak, bersama tak bersatu #gedubragg!! curhaaatt!!!

And than rusa tersebut berhasil bikin ngiri dan sukses melahirkan satu halaman puisi gelisah galau merana baper dan entah apalagi istilahnya

Boleh disimak puisinya mak, tapi jagan ikutan baper yak





Hidup laksana kapal berlayar di samudra
Berbekal arah angin dan bulan yang kadang redup kadang terang
Kemana nahkoda mengarahkan kemudi?
Entah..
Bahkan hingga luka masih bernanah
Hanya bisu mewujud
Kau dan aku duduk bersama
Dengan fikiran tak sama
Kamu memandang riak
Aku menangisi ombak
Hingga karam di depan mata
Hanya bisu yang masih menjelma

Tak ada yang bisa memahami arti dari kata saling
Tapi tak ada yang mampu untuk pergi dan berpaling
Hingga kelak kapal kami karam dan tenggelam.. Mungkin..

Hidup laksana kapal berlayar di samudra
Aku menari di atas buih
Tertawa bersama ombak
Menikmati perih
Menjalani tamparan angin dan pelukan bulan
Sekalipun tak ada sinonim
Inilah hidup
Samudraku, hidupku, takdirku dari sang khalik

Aku di sini hingga tak ada lagi waktuku
Lillah..
Semua karena Allah


*LautBiru-130717*




Buat teman-teman yang belum tau, pangandaran adalah sebuah kabupaten yang terletak di selatan pulau Jawa propinsi Jawa Barat. Terkenal dengan obyek wisata pantai yang indah, juga dengan Cagar Alam Pananjung, Pantai Pananjung, Green Canyon, dan lain-lain.





Saya sendiri sudah beberapa kali mengunjungi pangandaran. Dari jaman masih bocah sampe jaman ababil alias abege labil, trus honeymoon ke sekian kalinya bersama pak suami. Tentu dari waktu ke waktu tempat wisata ini selalu melakukan pembenahan. Dan hasilnya, semakin menarik dan bikin baper. Eh kangen. Kangen buat balik lagi kesana

Kapan ??
Ya entar kalo punya duit hehe ..
Buat kamu yang mau ngtrip kesana, saya saranin, wajib bawa pasangan ya, atau keluarga.
Awass, jangan sendirian, soalnya kalo nyasar gk ada teman gila-gilaan hehe..

Berikut 7destinasi wisata romantis di Pangandaran yang bisa kamu lakukan bersama keluarga atau pasangan

1. Rafting
Rafting merupakan wisata populer di Pangandaran. Menikmati jernihnya aliran sungai, hijau dan rimbunya alam, sungai yang terkadang berarus, akan menjadi sensasi tersendiri ketika menikmatinya bersama orang tersayang, tentu tetap di pandu oleh pemandu lokal  yang sudah bersertifikat guna tau lebih tentang seluk beluk tempat rafting dan spot-spot dimana kita dapat melakukan keseruan lainya, seperti loncat dari ketinggian, air sungai yang hangat dan bisa langsung di minum, air terjun dengan keunikan stalaktit di dalam goa,dan lainya.

2.  Belajar surfing di Batu Caras
Berdiri di atas papan selancar dan mengendalikan ombak memang keren, tapi bagaimana ketika kita belajar berdiri dan terjatuh karena ombak bersama pasangan? akan sangat romantis dan mengesankan, ketika masing-masing saling mentertawakan karena pasangan kesulitan berdiri karena berat badanya, dan ketika bersama-sama terhempas deburan ombak. Ulalaa jadi pengen manjaahh ..

Batu Karas adalah tempat teraman untuk melakukan surfing lho mam. Karena selain pantainya yang landai dan tak berkarang, ombaknya pun sangat bersahabat untuk para pemula yang hendak belajar bermain surfing. Oya yang saya suka dari batu caras adalah pantainya yang bersih, gk ada sampah.

3. Wisata goa di taman wisata alam
Berpegangan tangan saat masuk gelapnya goa-goa alam, mitos yang dari yang menegangkan sampai yang menggelitik ketika memasuki berbagai goa dengan keunikanya tersendiri, bahkan anda dapat melihat dan memegang langsung artepak atau peninggalan bersejarah pada jaman kerajaan dulu, dan bersama pasangan saling melontarkan pertanyaan ujian yang memaksa berfikir untuk flashback ke jaman sekolah dasar dulu ketika diajarkan tentang sejarah kerajaan. Bersama pasangan juga kita dapat berinteraksi dengan penghuni goa seperti landak dan kelelawar, di jamin seruuu..

4. Snorkling
Menyaksikan keindahan taman laut, dan ikan berwarna-warni diantara batu karang, memang sangat megesankan terlebih kita bersama pasangan, dengan menggenggam remah roti dan berinteraksi langsung dengan ikan Nemo, dan semuanya nampak jelas terlihat karena dengan menggunakan perlengkapan snorkling terlebih dahulu, yang dapat di sewa langsung di pinggir pantai pasir putih. Pijitan pasir putih yang bertekstur kasar khas pecahan karang yang halus, dan mengobrol dengan penduduk lokal yang seru serta menanti sunset di pasir putih sembari mengenang masa-masa indah tentu tak boleh terlewatkan


5. Diving
Menyelam lebih dalam menikmati keindahan laut Pangandaran, dengan berbagai biota lautnya, dan menyelipkan taging atau tanda kecil pada karang bertuliskan nama pasangan, sungguh sangat romantis. Belum banyak yang menyediakan jasa diving di Pangandaran, karenanya sangat eklusif jika bersama pasangan mencoba hal yang satu ini, mengambil spot di pantai Timur Pangandaran dengan pemandangan bawah lautnya yang masih alami, menjadikan diving di sini akan sangat berkesan dan romantis tentunya. Sayangnya saya gk sempat (eh gk mau deng) diving, soalnya gk bisa berenaaanggg... wkwkwkw kocak!!

6. Dinner
Menikmati segarnya kelapa muda, sembari menyaksikan matahari tenggelam, alunan musik akustik dan menyantap aneka olahan kuliner yang menggugah selera, di temani lampu temaram, sungguh sensasi yang sangat menarik, terlebih bersama pasangan kesayangan, terlebih lagi jika di tambahkan dengan cahaya lilin dan seikat bunga dan menerbangkan lampion bertuliskan nama pasangan, mmmm,, its so romantic. Pantai Barat Pangandaran adalah tempat sempurna untuk merasakan semua hal itu, terdapat beberapa tempat menarik dan khas tatanan pantai Pangandaran yang membuat atmosphere romantis semakin kental.  Tapi kalo dinnernya bertiga sama anak, yasudahlah .. yasudah ..
Ya sudah apa? .. ya sudahi aja pokoknya :D

7. Berkuda dan bersepeda
Berkuda berdua di pantai, bersepeda tandem mengelilingi Pangandaran dan mencicipi aneka olahan kuliner penduduk lokal setempat, dan merasakan keramah tamahan orang Pangandaran, mecicipi hasil buah penduduk seperti durian, rambutan, dan lainya yang di jajakan di pinggir jalan, atau mencoba oleh-oleh khas yaitu kepiting crispy atau memilih dan membeli langsung ikan dari para nelayan yang sedang menarik jaring, dan langsung memasaknya di warung makan setempat dan menikmatinya bersama pasangan tentu akan menjadikan moment indah tersebut takan terlupa dan ingin segera kembali lagi ke Pangandaran.
Sayangnya pak suami gk mau diajak bersepeda. yang takut rantai sepedanya copotlah, yang males goes lah, yang inilah yang itulah ... padahal bisa jadi beliau males ngeluarin duit buaat sewa sepeda. Ahaha pelit banget dah.

Untungnya saya sendiri berhasil naik kuda dan menyusuri pantai sambil kukudaan :D

Well.. apalagi ya yang mau saya ceritain tentang pangandaran..

Eumm ini kali ya, kisah nyata : Seorang pemuda di pangandaran putus cinta gara-gara ngapel pake motor bektu. Kisah ini saya dengar dari pemilik kuda yang kudanya saya sewa.


Putus cinta biasanya berkaitan dengan masalah ketidak cocokan dalam sebuah hubungan atau yang lebih rumit dari itu, tapi seorang pemuda di Pangandaran putus cinta hanya karena gara – gara dia ngapel ke rumah pacarnya pake motor bektu (bebek tua), mungkin ini bukan termasuk kedalam cerita yang menyedihkan tapi ada banyak pelajaran yang mungkin bisa kita ambil dari cerita ini.

Sekitar 4 tahun yang lalu seorang pemuda sebut saja namanya Wawan (nama samaran) yang berasal dari Kec. Langkaplancar pernah mengalami putus cinta, kejadian tersebut dipicu karena dirinya ngapel ke kosan pacarnya menggunakan motor bektu yang tak layak pakai, motor tersebut tidak memiliki lampu bahkan standar, sehingga waktu wawan ngapel terpaksa menaruh motornya dengn cara menyandarkan di pohon kelapa yang berada tepat depan kosan sang pacar.


Hal itu membuat sang pacar malu sehingga tersulut emosinya dan membuat dia mengucapkan kata – kata kotor terhadap Wawan yang berbau penghinaan, dari situlah awal mula hubungan mereka putus, dan penyebab utamanya tentu saja adalah motor butut yang di pakai oleh Wawan

Tragis ya, ciintanya wawan yang tulus justru dibalas dengan kata – kata kotor yang berbau penghinaan kepadanya. Yaa habis gimana lagi, sekarang jamannya matrealistis. Saya aja begitu #eh

Setelah 4 tahun berlalu Wawan akhirnya menikah, dia justru mendapatkan cinta yang tulus dari seorang wanita yang dia kenal 2 tahun yang lalu. Dia bertemu dengan wanita tersebut di sebuah pematang sawah, mereka berdua memang senang dalam bidang pertanian, mungkin sudah sama – sama cocok akhirnya mereka memutuskan untuk menikah, pernikahan tersebut cukup meriah. Sedangkan wanita yang dulu menghinanya (santi) masih belum menikah.

Wawan sebenarnya adalah tipe pria pekerja keras, bahkan sebenarnya dia memiliki harta yang banyak di desanya, dia mungkin saja sanggup membeli sebuah mobil sedan terbaru kalau dia mau, tapi mungkin dia berpfikir bahwa properti dengan kelas tinggi takan pernah sanggup mendatangkan cinta yang tulus dan sejati seperti yang dimilikinya saat ini.


Ceritanya selesai

Udah, segitu doang?

Masih ada say, saya mau bilang. Sebenarnya ini isi hati yang terdalam buat suami dan para suami di seluruh indonesia.

Kalo anda sudah merasakan gimana sulitnya mengejar cinta orang yang kamu cintai, mbokyaa kalo sekarang udah jadi istri trus istrinya matrealistis ya terima aja. Toh gk ada pemberian suami yang akhirnya habis dimakan sendiri.Istri itu selalu mengembalikan pemberian suaminya lebih dari yang diberikan. 
Ngasi beras, dibalikin jadi nasi plus lauk pauknya
Ngasi rumah, dibalikin jadi home sweeet home plus senyum manis dan canda tawa anak dan istri ketika suami pulang kerja
Ngasi setetes sperma aja, dibalikin jadi generasi penerus
Apalagi kalo plus ngasi duit satu kontener, bayangin balikinnya bakal jadi apa...ahaha
Jadi apa hayoo ... simsalabim jadi apa prok prok prok 

Intinya, istri itu walopun terkadang punya standar ganda terhadap suaminya, tapi ia punya standar ketulusan yang gk bisa dibayar pake materi.
Dan untuk semua itu kita gk minta apa-apa, kecuali cinta, perhatian, pengertian, ketulusan, kelembutan dan tentu aja LIBURAN hehehe
Kapan kita liburan lagi ya beb ..:)

Rabu, 31 Mei 2017

PANCASILA BAGI IBU RUMAH TANGGA

PANCASILA DAN IBU RUMAH TANGGA


Hallo… Apa kabar …
Ternyata waktu berjalan sangat cepat. Saya kira terakhir saya posting di blog ini baru kemaren, ternyata udah beberapa bulan berlalu saya lewatkan tanpa post tulisan .. Kangen sih sebenarnya. Tapi apa daya, ada kalanya kesibukan mengalahkan keinginan bersenang-senang .

Beberapa bulan ini saya disibukkan dengan pekerjaan sampe gk bisa liburan dan memposting hasil liburan saya di blog ini. Jadi gpp ya mak, kalo hari ini tema tulisannya adalah pancasila

EEeiitts emak-emak tahun 70an ngomongin pancasila.. bbeuhh beratt !!

Gk berat-berat amat koq mak. Saya hanya ingin menuliskan sesuatu yang sangat mudah dipahami dan sebenernya menjadi bagian dalam keseharian di rumah kita.

Sebenarnya pagi ini saya baru nyadar kalo sekarang, tanggal 1 Juni merupaakan hari libur nasional.
Kalo nemu tanggal merah yang seneng tuh bukan anak sekolah aja kan mak, tapi Ibu rumah tangga  seperti kita  juga, walopun gk sebahagia nemu tanggal gajian suami hehe … betul apa bener ..

Tapi, tau gk mau hari ini, libur apa mak?
Yess, tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari pancasila
Beberapa orang mungkin agak bingung, kan kita selalu memperingari hari kesaktian pancasila setiap tanggal 1 oktober, koq sekarang pindah ke tanggal 1 Juni, apa sejarahnya dirubah??

Hehe gini ya mak, yang kita peringati hari ini, tanggal 1 Juni adalah hari kelahiran Pancasila. Sebenernya rangkaian pembuatan rumusan Pancasila ini dimulai pada tanggal 1 Juni sampai 18 Agustus 1945. Tapi disahkannya pada tgl 18 Agustus 1945.
Makanya tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari kelahiran Pancasila, tanggal 18 Agustus nya ditetapkan sebagai hari konstitusi, yaitu hari lahirnya UUD tahun 1945.
Sedangkan tanggal 1 oktober adalah hari kesaktian pancasila, berkaitan dengan kejadian dibunuhnya 6 jenderal dan 1 kapten oleh PKI yang digambarkan sebagai upaya kudera. Kejadian tersebut terjadi tanggal 30 september 1945. Gejolak yang timbul akibat gerakan 30 september tersebut bisa diredam oleh otoritas militer Indonesia kemudian pemerintah menetapkan 30 september sebagai hari peringatan G30S dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila

Kalau berkaitan dengan alasan mengapa Presiden Jokowi menetapkan tanggal 1 Juni sebagai hari Pancasila padahal dari jaman order lama  sudah terjadi perbedaan pandangan bahkan di jaman orde baru ada larangan menjadikan tanggal 1 sebagai hari lahir pancasila, jawaban saya mungkin beliau ingin kita mengetahui asal usul Pancasila menjadi ideologi dan dasar negara Indonesia dan supaya tidak lagi terjadi perdebatan tentang hari kelahiran Pancasila.

So, lebih baik kita gk usah debat ya mak. Mari kita nikmati aja liburan kita. Tapi... ada peer nya ya mak. Mulai sekarang, yuk terapkan pasal-pasal dalam Pancasila kedalam kehidupan sehari-hari dalam keluarga



Pancasila merupakan ideologi dan asas tertinggi dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Di dalam pancasila terdapat cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang dalam sila ke 1 hingga sila ke 5.

 




Mak, masih ingat dong sila-sila dalam Pancasila. Kalo lupa silahkan lihat gambar di atas ya mak. Jaman dulu gambar tersebut bertengger di dinding sekolah kita.

Saat ini masyarakat kita mengalami krisis moral yang disebabkan kurangnya pengetahuan,pemahaman dan  penerapan butir-butir pancasila. Krisis moral itu meliputi, kehidupan sosial yang bersinggungan dengan agama, penyalah gunaan narkoba, tindakan asusila bahkan terhadap anak-anak, sampai pembunuhan karena persoalan sepele.

Pengetahuan dan pemahaman prinsip-prinsip pancasila saat ini hanya ada di sekolah saja, padahal aktivitas seorang anak yang paling banyak ialah saat ia berada di lingkungan tempat tinggalnya. Dalam hal ini orangtua bertanggung jawab dalam memberikan edukasi mengenai pancasila kepada anak-anaknya.
Apa saja yang bisa dilakukan orangtua dalam memberikan edukasi pancasila kepada anak-anaknya? Berikut penjabarannya. Simak ya mak.

SILA PERTAMA, KETUHANAN YANG MAHA ESA

Dalam sila pertama yaitu orangtua sebagai pendidik anak di lingkungan keluarga perlu mengajarkan kerohanian. Orangtua mengajarkan sila pertama ini tidak hanya melalui teori semata, tetapi melalui praktek langsung dengan anaknya. Mengajak anak sholat, mengaji, berdzikir (jika muslim).
Dari semenjak lahir, sang anak dikumandangkan adzan di samping telinganya dengan tujuan sang anak mendengar nama Tuhannya terlebih dahulu sekalipun anak tidak mengetahui maksud yang dilakukan orangtuanya terhadapnya.
Setelah anak memasuki  usia remaja, maka orangtua harus berhati-hati karena pada usia ini anak akan berpetualang mencari jati dirinya. Kenakalan demi kenakalan aka dilakukan anak pada tahap ini. Di sinilah peran peting oragtua dalam membekali mental anak dengan penerapan sila pertama. Yaitu supaya agama menjadi benteng si anak supaya si anak berhati-hati dalam menjaga perbuatannya.

SILA KEDUA, KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB

Peran orangtua dalam sila kedua yaitu membiasakan anak untuk saling tolong menolong, menjunjung tinggi derajat persamaan tanpa membedakan hak dan kewajiban anak, saling menyayangi, tenggang rasa, semangat gotong royong, gemar melakukan tindakan kemanusiaan . Semuanya bisa dilakukan dalam lingkup terkecil dulu, misal antara adik dengan kakak, atau anak dengan orangtua.
Dari sinilah anak akan terbentuk menjadi pribadi yang memiliki sikap social yang tinggi dan menjauhkannya dari sikap egois.

SILA KETIGA, PERSATUAN INDONESIA

Dalam sila ketiga ini orangtua harus menempatkan persatuan dan kesatuan di atas segala kepentingan pribadinya. Misal dengan mencontohkan sikap toleransi antar umat dengan menjaga pergaulan dan hubungan baik dengan tetangga walopun beda suku, agama dan budaya.
Orangtua juga harus bisa menyatukan tiap perbedaan pendapat yang terjadi dalam hubungan anak dan orangtua.
Dari sikap orangtua tersebut anak akan meniru. Tentu diharapkan kelak sang akan akan mudah bergaul dengan lingkungan di sekitarnya dan mampu menyikapi perbedaan, mau perbedaan pendapat, suku maupun agama.

SILA KE EMPAT, KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN /PERWAKILAN

Peran orangtua dalam sila ke empat adalah dengan mengajak anaknya bermusyawarah untuk mencapai kesepakatan dalam keluarga dan tidak memaksakan kehendaknya kepada anak
Sikap demokrasi sangat dijunjung dalm sila ke empat ini. Apabila terjadi sesuatu yang berlawanan antara orangtua dan anak, maka sikap oragtua selaku pemimpin dalam keluarga adalah dengan mengutamakan duduk bersama, mengajak anak berdiskusi , sampai mengahsilkan keputusan yang disepati bersama.
Dari sikap ini anak tentu akan mampu menguasai dirinya sendiri agar dapat memahami segala bentuk perbedaan pendapat. Dan tentu tau bagaimana menyikapinya dengan benar

SILA KE LIMA, KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

Selanjutnya dalam sila ke lima, orangtua harus bersikap adil terhadap anak-anaknya. Anak harus diberi perhatian sesuai dengan usia dan perkembangannya. Orangtua tidak boleh bersikap arogan jika anak melakukan kesalahan. Jika anak melakukan kesalahn, hendaknya membimbing, mengarahkan, membina dan bersikap bijaksana dalam bertutur kata.

Teman-teman, keluarga adalah lingkup terkecil dalam berbangsa dan bernegara. Suka tidak suka, mau tidak mau, ketika kita keluar dari rumah maka kita adalah bagian dari berbangsa Indonesia. Maka kewajiban kitalah menjadikan pancasila tumbuh dalam jiwa anak-anak kita. Dengan demikian diharapkan ke depan anak-anak kita akan menjadi pemimpin yang jauh dari korupsi, provokator kejahatan social dalam masyarakat, jauh dari perbuatan asusila. Yakinlah bahwa pancasila itu berguna bagi diri sendiri, untuk kehidupan kita sendiri dan untuk kehidupan berbangsa tentunya.

Saya ibu rumah tangga, tapi …
#sayaIndonesia
#sayaPancasila
#kaloKamu